PMI Jakut Diminta Perkuat Perencanaan Layanan
By Admin

nusakini.com, Jajaran pengurus maupun relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, diminta untuk memperkuat program kerja dan layanan kepada masyarakat.
Permintaan ini disampaikan Wakil Wali Kota Fredy Setiawan, saat membuka Musyawarah Kerja Kota (Mukerko) PMI Jakarta Utara 2026, Minggu (4/1).
Dikatakan Fredy, selama ini PMI Jakarta Utara telah menunjukkan kinerja dan komitmen melayani masyarakat dalam bidang kemanusiaan, serta berperan baik sebagai mitra strategis pemerintah.
"PMI Jakarta Utara telah berkiprah luar biasa bukan hanya terkait donor darah, tapi pelayanan kesehatan dan tugas kemanusian lain. Saya ingin PMI Jakut ke depan dapat melakukan terobosan dari sisi kemanusiaan," katanya.
Dengan kapasitas dan fasilitas yang dimiliki, menurut Fredy, PMI Jakarta Utara bisa berbuat lebih banyak lagi dalam pelayanan, sejalan dengan perkembangan zaman.
Karena itu, Fredy berharap musyawarah kerja ini dimanfaatkan sebagai forum strategis konsolidasi, evaluasi dan perencanaan program kerja ke depan. Sehingga PMI Jakarta Utara mampu memperkuat kapasitas organisasi, sumber daya manusia, serta sistem kerja agar mampu merespon kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat dan profesional.
"Saya harap PMI Jakarta Utara bisa memperkuat perencanaan, pengendalian dan pengawasan program kerja. Perencanaan harus disusun secara terarah, terukur, dan selaras kebutuhan masyarakat serta kebijakan pembangunan daerah," tegasnya.
Dengan kapasitas dan fasilitas yang dimiliki, menurut Fredy, PMI Jakarta Utara bisa berbuat lebih banyak lagi dalam pelayanan, sejalan dengan perkembangan zaman.
Karena itu, Fredy berharap musyawarah kerja ini dimanfaatkan sebagai forum strategis konsolidasi, evaluasi dan perencanaan program kerja ke depan. Sehingga PMI Jakarta Utara mampu memperkuat kapasitas organisasi, sumber daya manusia, serta sistem kerja agar mampu merespon kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat dan profesional.
"Saya harap PMI Jakarta Utara bisa memperkuat perencanaan, pengendalian dan pengawasan program kerja. Perencanaan harus disusun secara terarah, terukur, dan selaras kebutuhan masyarakat serta kebijakan pembangunan daerah," tegasnya.
Ketua PMI Kota Jakarta Utara, Rijal menjelaskan, program-program yang di susun dalam musyawarah kerja ini akan mengedepankan transparansi dan dibangun atas kerjasama pengurus dan relawan. Termasuk menciptakan kader-kader kemanusiaan yang hadir sebagai garda terdepan dalam layanan kemanusiaan.
"Dana di PMI akan dkembalikan ke masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat seperti layanan ambulance gratis dan lain-lain," tandasnya. (*)